loading 0%
Your Enjoyable Travelling Partner !
Alun - Alun Kota Wisata Batu

Deskripsi

      Pada tahun 1970-an ditandai dengan awal masa keemasan apel di Kota Batu, yaitu petani yang semula menanam kopi mulai beralih menjadi petani apel. Pusat Kota Batu terletak di alun alun, dengan Pasar Batu di depannya (sekarang menjadi Batu Plaza, sedangkan Pasar Batu dipindahkan ke Jalan Dewi Sartika). Alun alun Batu pada tahun 1970-an terbilang sederhana dengan tugu di tengah hamparan bunga dan tanaman. Kota Batu semakin dikenal komoditas apelnya pada pertengahan 1970-an, hingga pada tahun 1980-an Kota Batu semakin dikenal sebagai salah satu sentra produsen apel. Pada era 1980-an alun alun Batu dipugar menjadi taman dengan monumen buah apel di tengah alun alun, yang mencerminkan ciri khas Kota Batu. Memasuki tahun 2000-an, Kota Batu mengembangkan diri menjadi sebuah kota yang mandiri setelah sebelumnya menjadi salah satu kecamatan bagian dari Kabupaten Malang. Alun alun Batu dipugar kembali menjadi taman bunga dengan air mancur tepat di tengah alun alun. Pada tahun 2010 alun alun Batu dipugar dan dibuka kembali pada 7 Mei 2011 dengan konsep desain taman wisata kota.

       Alun alun Batu sengaja di desain sedemikian rupa sebagai sarana rekreasi, edukasi, dan olahraga bagi masyarakat Kota Batu dan para wisatawan. Panorama alam yang indah akan memanjakan para pengunjung alun alun, mulai dari bunga-bunga berwarna-warni nan harum semerbak, pohon yang rindang dengan penataan yang apik, dan ditambah bunyi gemercik air mancur semakin membuat pengunjung ingin berlama-lama menikmati indahnya alam dan dinginnya Kota Batu. Di waktu siang pun panorama alam cukup indah. Menjelang malam, panorama akan semakin indah lagi dengan pancaran sinar lampu berwarna-warni. Wahana yang terdapat di alun-alun Batu di antaranya adalah ferries wheel atau bianglala. Cukup dengan membayar Rp3.000,00 untuk sekali perjalanan, pengunjung dapat menikmati keindahan panorama sekitar alun alun Batu dari ketinggian. Terdapat pula children playground, taman air mancur, dan lampion hias di area alun-alun. Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk menikmati fasilitas ini. Selain itu, terdapat fasilitas standar seperti smoking area, ruang informasi yang berbentuk strawberry raksasa, dan toilet dengan bentuk apel. Di tengah alun-alun terdapat air mancur yang sangat iconic yang dikelilingi dengan kursi-kursi sebagai tempat para pengunjung melepas lelah dan menikmati suasana alun alun yang sejuk.

Map Location

Informasi Penting

  • Jaket tebal (Pada Malam Hari) :
  • Payung (Jika Hujan) :
  • Tiket Masuk Alun - Alun : Gratis
  • Bianglala : 5.000
  • Wahana Bermain Anak-Anak : Gratis
  • Air Mancur : Gratis
  • Mobil Hias : -
  • Pasar Laron : Gratis
  • Wisata Kuliner Alun - Alun Batu : Gratis
  • Sepeda Motor : 2.000
  • Bis : 10.000
  • Mini Bus / Elf : 5.000
  • Sepeda : Gratis
  • Mobil : 3.000-5.000
1. Bianglala Alun-Alun Kota Wisata Batu
Ini adalah salah satu wahana yang wajib dinaiki ketika berada di di sini. Dari wahana ini pengunjung bisa melihat pemandangan kota Batu dari atas ketinggian. Diameternya yang besar juga cukup menantang adrenalin ketika berada di puncak. Bianglala dengan 17 kabin ini dilengkapi dengan pengaman. Jadi bagi pengunjung yang menaikinya, tidak perlu khawatir karena sudah dipastikan aman. Anak-anak juga diperbolehkan menaiki wahana ini. Sebagai informasi, Alun-alun Kota Wisata Batu ini adalah satu-satunya alun-alun yang ada di Indonesia dan memiliki wahana bianglala permanen. Ini adalah hal positif dimana pemerintah berupaya untuk menjadikan taman kota sebagai pusat kegiatan masyarakat yang bermanfaat.
2. Wahana Bermain Anak-Anak
Bagi yang membawa anak-anak, di taman kota ini juga terdapat play ground khusus untuk anak-anak. Ditambah juga ada beberapa minatur. Selain menyenangkan, play ground ini juga sangat aman, sehingga orang tua hanya tinggal mengawasi anak-anaknya bermain disini.
3. Air Mancur
Ada juga air mancur yang terletak di wahana bermain anak. Air akan keluar dari sumbernya secara tiba-tiba, dan akan membasahi baju. Disarankan membawa baju ganti karena dipastikan akan basah jika bermain disini. Jadi jika berkunjung kesini, selain orangtuanya senang, anak-anaknya pun akan ikut senang.
4. Kelinci Hias dan Mobil Hias
Bagi pengunjung yang ingin mengitari Alun-Alun, wahana ini lah jawabannya. Wahana Kelinci Hias dan Mobil Hias ini disewakan untuk pengunjung. Tinggal mencari penjaganya saja, pengunjung sudah bisa memakainya. Asik bukan? Berkeliling Alun-Alun dengan menggunakan Mobil Hias. Suasana yang riuh dan ditemani putaran musik. Pasti akan menambah keceriaan para pengunjung. Wahana ini biasanya dimainkan malam hari supaya lampu-lampu dalam mobil semakin terlihat.
5. Pasar Laron
Pasar Laron ini adalah tempat Pedagang Kaki Lima yang berada di sekitar Alun-Alun. Tempat ini cocok dikunjungi untuk mencicipi kuliner khas kota Batu. Gerai-gerai makanan berjajar menawarkan beragam menu masakan. Pengunjung bisa memilih sesuai selera dan kantong. Tidak hanya kuliner, di pasar ini juga menjual berbagai macam aksesoris. Selain itu, para pedagang disini pun menyediakan meja dan kursinya sendiri, sehingga ketika mencicipi jajanan pengunjung dapat makan dengan tenang. Tempatnya yang nyaman dan juga bersih membuat pengunjung dijamin betah.
6. Wisata Kuliner Alun-alun Kota Wisata Batu
Wisata kuliner di Alun-alun Kota Wisata Batu terbilang cukup lengkap. Mulai dari kuliner ala kaki lima (street-food) sampai cafe dan restoran pun ada. Tentu dengan beragam menu makanan dan minuman yang lengkap. Menu makanan citarasa lokal seperti soto, sate, sosis bakar, baso, satu sefaood, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk minuman juga terdapat warung kopi, susu, jahe hangat dan berbagai cafe. Salah satu makanan yang paling khas yang cocok untuk dicoba yaitu Ketan Pos Legenda. Ketan Pos Legenda ini berada di sekitar area alun-alun. Jika melihat pedagang ini akan terlihat bahwa tempatnya terus ramai.